Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fabianne Nicole, Miss Universe Indonesia Rilis Single Perdana 'Cinta Yang Salah'
Umum
5 jam yang lalu
Fabianne Nicole, Miss Universe Indonesia Rilis Single Perdana Cinta Yang Salah
2
Afgan Ikut Jadi Bintang Tamu dalam Konser David Foster
Umum
4 jam yang lalu
Afgan Ikut Jadi Bintang Tamu dalam Konser David Foster
3
Presiden NOC Prancis Doakan Timnas U-23 Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
3 jam yang lalu
Presiden NOC Prancis Doakan Timnas U-23 Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Masih Dikucilkan dan Belum Merdeka, Para Waria di Makassar Kirim Pesan Khusus ke Presiden Joko Widodo

Masih Dikucilkan dan Belum Merdeka, Para Waria di Makassar Kirim Pesan Khusus ke Presiden Joko Widodo
Bunda Parolin, mantan pemenang Miss Waria Indonesia Timur 2002. (istimewa)
Sabtu, 20 Agustus 2016 10:53 WIB
Penulis: Arsyad
JAKARTA - Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI dimanfaatkan sejumlah waria di Makassar untuk menyampaikan pesan ke Presiden Joko Widodo dalam hal menuntut hak kemerdekaan bagi setiap waria.

Pesan khusus Kerukunan Waria Kota Makassar, diserukan oleh Bunda Parolin atau yang kerap disapa Lin. Mantan pemenang Miss Waria Indonesia Timur 2002 lalu itu, berharap agar pemerintah memperhatikan kaum waria yang selama dikucilkan dan belum merasakan arti kemerdekaan.

Menurutnya, selama ini waria belum sepenuhnya diberikan ruang untuk mendapat pendidikan dan pelatihan keterampilan.

“Khususnya kepada Presiden Jokowi, saya atas nama Kerukunan Waria Kota Makassar menyampaikan hal ini. Beberapa oknum (ormas) yang mengatasnamakan agama sering memarginalkan kami. Padahal, tidak ada agama (manapun) yang mengajarkan tentang kekerasan,” ungkap Lin, saat merayakan HUT RI di Kelurahan Bara-baraya, Jalan Muhammad Yamin, Lorong 08, Jumat (19/8/2016), kemarin.

Dirinya juga berharap, ke depannya pemerintah bisa lebih memberi ruang dan mengakomodir keberadaan kaumnya (transgender, red) dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang lebih ramah dan inklusif terhadap waria.

“Kami berharap dapat diperlakukan sama seperti warga negara Indonesia lainnya. Diberikan hak pendidikan maupun pelatihan-pelatihan untuk bekal hidup yang lebih baik," pungkasnya. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Umum, GoNews Group
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/