Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Halal Bihalal, IKMKB Jakarta Beri Santunan Anak Yatim Piatu 
Umum
18 jam yang lalu
Halal Bihalal, IKMKB Jakarta Beri Santunan Anak Yatim Piatu 
2
Tengku Dewi Putri Ungkap Suaminya Sudah Berulang Kali Selingkuh
Umum
18 jam yang lalu
Tengku Dewi Putri Ungkap Suaminya Sudah Berulang Kali Selingkuh
3
Lady Gaga Umumkan Premier Film Konser 'Chromatica Ball'
Umum
18 jam yang lalu
Lady Gaga Umumkan Premier Film Konser Chromatica Ball
4
Zayn Malik Menyesal, Kurang Menghargai Momen Indah Bersama One Direction
Umum
18 jam yang lalu
Zayn Malik Menyesal, Kurang Menghargai Momen Indah Bersama One Direction
5
Kasus Penggelapan Pajak Shakira di Spanyol Dihentikan
Umum
18 jam yang lalu
Kasus Penggelapan Pajak Shakira di Spanyol Dihentikan
6
Dukung Timnas U-17 Wanita, Erick Bidik Target Jangka Panjang Sepak Bola Wanita Indonesia
Olahraga
17 jam yang lalu
Dukung Timnas U-17 Wanita, Erick Bidik Target Jangka Panjang Sepak Bola Wanita Indonesia
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/

Ketahuan Bawa Obat Kuat, Ini Dalih Jamaah Calon Haji Asal Madura

Ketahuan Bawa Obat Kuat, Ini Dalih Jamaah Calon Haji Asal Madura
Jamaah calon haji Kloter 1 tiba di Madinah. (int)
Senin, 08 Juli 2019 13:51 WIB
JAKARTA - Sejumlah jamaah calon haji (CJH) asal Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, ketahuan membawa barang-barang yang seharusnya tidak boleh dibawa JCH atau hanya boleh dibawa dalam jumlah terbatas.

Barang-barang bawaan para JCH yang tidak sesuai aturan tesebut kemudian disita Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Dikutip dari merdeka.com, barang bawaan yang disita PPIH antara lain berupa obat kuat, rokok, jamu hingga tisu magic. Barang-barang tersebut disita dari koper milik JCH Kloter 6 asal Sumenep. Diantaranya, 449 bungkus rokok, 518 sachet obat dan jamu. Diantara obat yang disita ternyata terdapat obat kuat.

Sementara dari pemeriksaan Kloter 7 yang juga berasal dari Sumenep, petugas menyita 467 bungkus rokok, dan 8.000 sachet obat atau jamu. Obat dan jamu tersebut diantaranya juga terdapat obat kuat.

Para pemilik barang itu berdalih terpaksa membawa barang itu karena hanya dititipi oleh saudaranya saja. ''Saya hanya dititipi saja, tidak tahu isinya apa,'' kata Hanif salah satu calon haji Kloter 7, di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Senin (8/7).

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Jamal mengatakan, JCH hanya diperbolehkan membawa rokok maksimal dua slop atau 200 batang. Selain itu, obat-obatan dibawa oleh calon haji, juga harus atas rekomendasi dokter.

''Tidak boleh lebih dari dua slop (rokok). Untuk obat-obatan, harus dengan rekomendasi dokter. Selain itu tidak boleh dan akan disita,'' tegasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/