Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ginting Tak Mampu Lepas dari Tekanan, Indonesia Tertinggal 0-1 dari China
Olahraga
22 jam yang lalu
Ginting Tak Mampu Lepas dari Tekanan, Indonesia Tertinggal 0-1 dari China
2
Indonesia Tertinggal 0-2 Atas China, Fajar/Riang: Sudah Unggul Tapi Kurang Bisa Memanfaatkan
Olahraga
19 jam yang lalu
Indonesia Tertinggal 0-2 Atas China, Fajar/Riang: Sudah Unggul Tapi Kurang Bisa Memanfaatkan
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  GoNews Group

SILVI Perdana Diluncurkan di Sambas

SILVI Perdana Diluncurkan di Sambas
Ilustrasi: Ist./pelayananpublik.id
Jum'at, 28 Agustus 2020 13:43 WIB

JAKARTA – Pemerintah telah meluncurkan Sistem Layanan Virtual Pekerja Migran Indonesia (SILVI) untuk memudahkan bagi calon pekerja migran dalam mendapatkan informasi secara virtual, mengetahui tentang peluang kerja ke luar negeri terutama ke Malaysia.

SILVI yang diluncurkan di Desa Tebas Sungai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Jumat (28/8/2020) ini, adalah SILVI pertama di Indonesia yang akan menjadi model bagi daerah lain di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Hari Anti Perbudakan dan Perdagangan Manusia, Titik Balik Perlindungan PMI

Baca Juga: Sinergi BP2MI dengan Lemhannas dalam Menangani Persoalan PMI

Wakil Bupati Sambas, Hairiah, yang meresmikan langsung SILVI perdana ini menyatakan, hadirnya SILVI di wilayahnya tersebut merupakan buah kerjasama dengan UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak.

Baca Juga: Praktisi Sebut Kerjasama Kemensos-IOM soal PMI bisa Timbulkan Insubordinasi

"Pemerintah terus memaksimalkan perannya, sehingga semakin baik dalam pelayanan yang berkelanjutan," kata Hairiah dalam lansiran Antara, Jumat.

Terkait pekerja migran Indonesia terutama dari Sambas, upaya yang dilakukan pemerintah daerah pada saat pandemi COVID -19 yakni melakukan kerja sama dengan semua pihak yang memiliki kompentensi dalam perlindungan pekerja migran. Selanjutnya, memberikan informasi terhadap peluang kerja dan menyiapkan sarananya.

"Kita sudah punya Layanan Terpadu Satu Atap, dengan fasilitas tersebut memudahkan pelayanan terhadap calon pekerja migran. Informasi dan sosialisasi juga tetap dilakukan ke masyarakat, baik lewat media yang ada maupun langsung dengan masyarakat, kegiatan tetap menggunakan protokol kesehatan," ucapnya.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/