Sabtu, 16 Mei 2020 22:57 WIB

REI Sumbar Salurkan 200 Paket Bahan Pokok di Padang

gosumbarcom_7qgwn_49534.jpg
Penyaluran paket bahan pokok DPD REI Sumbar yang diterima Wali Kota Padang Mahyeldi. (Antara/Ikhwan Wahyudi)
PADANG - Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Barat menyalurkan 200 paket bahan pokok kepada warga yang terdampak ekonomi akibat Corona Virus Disease (COVID-19) melalui Pemerintah Kota Padang yang diserahkan kepada Wali Kota Padang Mahyeldi.

"Bantuan yang diberikan berupa beras, telur, gula dan minyak goreng dengan nilai satu paket Rp250 ribu," kata Ketua Umum DPD REI Sumbar Ardian di Padang, Sabtu (16/5/2020).

Menurut dia, bantuan bahan pokok yang diberikan merupakan bentuk kepedulian REI Sumbar menyikapi terjadinya pandemi COVID-19.

Ia berharap melalui bahan pokok yang nantinya disalurkan oleh Pemkot Padang kepada yang membutuhkan bisa meringankan beban warga yang terdampak.

Ia mengatakan saat ini semua terdampak, termasuk para pengusaha real estate, namun dengan solidaritas dan kebersamaan mari bersinergi untuk meringankan beban masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ardian menyampaikan perkembangan usaha sektor properti sejak pandemi mengalami penurunan 80 persen. "Kalau untuk membangun perumahan baru bisa dikatakan tidak ada lagi, yang ada saat ini meneruskan pembangunan yang sudah ada," katanya.

Ia melihat saat ini fokus masyarakat tidak lagi membeli properti dan ia berharap pihak perbankan bisa memberikan keringanan kepada masyarakat yang mengambil kredit perumahan.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengucapkan terima kasih atas bantuan bahan pokok yang disalurkan REI Sumbar melalui Pemkot Padang.

"Di tengah pandemi seperti ini sinergi semua pihak amat berarti, apalagi Padang merupakan salah satu daerah dengan kasus terkonfirmasi positif cukup besar, bagi yang mampu mari sama-sama bergotong royong meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Ekonomi, Sumatera Barat, Padang
Loading...
Terpopuler 24 Jam Terakhir
Loading...