Minggu, 10 Mei 2020 12:46 WIB

Dokter Pakistan Sembuhkan Pasien Covid-19 dengan Terapi Plasma

22ef7c944839cd5af902e2mc6-142760.jpg
Warga Pakistan memakai masker untuk melindungi diri dari virus corona. (sindonews.com)
ISLAMABAD - Dokter di Pakistan mengklaim berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 menggunakan terapi plasma. Salah seorang pasien yang pulih sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.

Dikutip dari sindonews.com, terapi plasma dilakukan dengan mengambil plasma convalescent dari darah pengidap infeksi virus yang telah pulih total dan disuntikkan kepada tubuh pasien yang masih terinfeksi.

''Alhamdulillah, pasien Covid-19 pertama yang dirawat melalui immunisasi pasif telah pulih dan keluar dari rumah sakit,'' ucap Tahir Shamsi, kepala Institut Nasional Penyakit Darah, seperti dilansir Anadolu Agency pada Ahad (10/5/2020).

Namun Tahir menolak mengungkapkan data rinci pasien dan rumah sakit tempat pasien dirawat. Saat ini, ucapnya, beberapa pasien Covid-19 sedang menjalani terapi plasma, karena pihak berwenang telah menetapkan target 350 pasien untuk menjalani uji klinis.

Delapan fasilitas uji klinis yang disetujui untuk plasma konvalesen di seluruh Pakistan, telah memulai proses pengumpulan plasma pasien yang pulih dari Covid-19.

''Biarkan saya memperjelas bahwa ini adalah uji klinis yang berhasil saja. Kami tidak dapat menyatakannya sebagai pengobatan yang disetujui untuk virus baru pada tahap ini. Kami masih harus menunggu untuk mengatakan sesuatu yang pasti dalam hal ini setelah uji klinis yang semakin berhasil,'' ujar Tahir Shamsi, yang mengepalai tim ahli hematologi yang ditugaskan untuk uji klinis.

Imunisasi pasif bukan perawatan medis baru, namun telah dilakukan selama 125 tahun terakhir. Menurut Shamsi, terapi itu digunakan untuk menyembuhkan pasien dari penyakit seperti Sars, ebola dan influenza di masa lalu.

Saat ini, lanjutnya, metode ini digunakan di 1.500 rumah sakit di sekitar 80 negara untuk menyembuhkan pasien Covid-19. ***

Editor : hasan b
Sumber : sindonews.com
Kategori : Kesehatan, Internasional
Loading...
Terpopuler 24 Jam Terakhir
Loading...