Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Sabar Main di Timnas Indonesia, Maarten Paes Sebut Momen Besar Jadi WNI
Olahraga
16 jam yang lalu
Tak Sabar Main di Timnas Indonesia, Maarten Paes Sebut Momen Besar Jadi WNI
2
Aditya Bagus Arfan Tuntaskan Misi di Pertamina Indonesian Grand Master Tournament 2024
Olahraga
7 jam yang lalu
Aditya Bagus Arfan Tuntaskan Misi di Pertamina Indonesian Grand Master Tournament 2024
3
Tom Holland dan Zendaya Rahasiakan Persiapkan Pernikahan
Umum
4 jam yang lalu
Tom Holland dan Zendaya Rahasiakan Persiapkan Pernikahan
4
Digosipkan Pacari Putri Zulkifli Hasan, Venna Melinda Dukung Verrel Bramasta
Nasional
4 jam yang lalu
Digosipkan Pacari Putri Zulkifli Hasan, Venna Melinda Dukung Verrel Bramasta
5
Prilly Latuconsina Bikin Film Horor 'Temurun' Jadi Ajang Fun Run
Umum
3 jam yang lalu
Prilly Latuconsina Bikin Film Horor Temurun Jadi Ajang Fun Run
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Politik

PAN Merosot, Kesalahan Manajemen Partai di Kepemimpinan Zulhas Disinggung

PAN Merosot, Kesalahan Manajemen Partai di Kepemimpinan Zulhas Disinggung
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas). (Dok. GoNews)
Sabtu, 18 Januari 2020 16:01 WIB
JAKARTA - Ketua DPP PAN Noviantika Nasution mengaku sedih dan prihatin terhadap perolehan kursi PAN di Senayan. Apalagi, saat ini partai berlambang matahari terbit itu hanya menempati ranking bontot di DPR.

“Sedih. Enggak ada kader yang bersedih atau prihatin kalau perolehan partainya menurun,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Partai yang berdiri pasca reformasi itu hanya mendapat urutan delapan dari sembilan partai politik di Senayan. PAN cuma mendapat 44 kursi di Pemilu 2019 atau menurun empat kursi dari periode sebelumnya.

Melanjutkan keterangannya, Noviantika menyebutkan penyebab kursi PAN menurun di Pemilu 2019. Salah satunya karena kesalahan dalam manajerial partai.

“Kalau DPP Partai melakukan proses tata kelola yang baik, tentu ke bawahnya akan baik juga,” katanya.

Selain itu, lanjut Noviantika, diperlukan kepemimpinan yang kuat dan memiliki kapasitas dalam memimpin partai.

“Itu diperlukan agar kursi PAN tak lagi menurun,” kata pendudukung bakal calon Ketua Umum PAN, Asman Abnur itu.

Noviantika optimis, bekas Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb) itu akan berupaya agar perolehan kursi PAN di Pemilu 2024 tak lagi anjlok.

“Beliau ingin sekali suara dan kursi PAN di Pemilu 2024 kembali naik,” katanya.

Dalam konferensi pers deklarasi kesiapan maju sebagai Calon Ketua Umum PAN kemarin, Asman memang menyatakan, "dengan modal 20 tahun jadi politikus, 2 tahun jadi menteri, dan juga program-program saya ke depan tentunya, insyaallah PAN bisa melahirkan pemimpin-pemimpin nasional yang bermanfaat untuk negeri,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Politik, GoNews Group
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/