Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
Sumatera Barat
22 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
2
Ketum PSSI Bangga dengan Perjuangan Garuda Muda
Olahraga
23 jam yang lalu
Ketum PSSI Bangga dengan Perjuangan Garuda Muda
3
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
Olahraga
24 jam yang lalu
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
4
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
Umum
13 jam yang lalu
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
5
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
Umum
12 jam yang lalu
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
6
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
Nasional
12 jam yang lalu
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Pagi Ini, 211 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Jarak Pandang Hanya 500 Meter

Pagi Ini, 211 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Jarak Pandang Hanya 500 Meter
Kondisi kabut asap di simpang SKA Pekanbaru.
Minggu, 22 September 2019 08:28 WIB
PEKANBARU - Pagi ini, Minggu (22/9/2019), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 211 titik panas di 9 kabupaten di Riau. Dari jumlah itu, 150 di antaranya merupakan titik api akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

Staf Analisa BMKG Pekanbaru Sanya Gautami mengatakan, 211 titik panas itu rinciannya, yakni paling banyak di Indragiri Hilir yakni 68 titik. Kemudian disusul Indragiri Hulu 45 titik. sedangkan jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter, di bawah standar penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru 800 meter.

“Pelalawan 36 titik, Rokan hilir 25 titik, Kampar 12 titik, Bengkalis 9 titik, Dumai 6 titik, Kuansing 5 titik, dan Kepulauan Meranti 5 titik,” ujar Sanya kepada GoRiau.com, Minggu (22/9/2019).

Sementara untuk titik api dsari kebakaran hutan dan lahan yang berjumalh 150 titik itu tersebar di 8 kabupaten. BMKG mendeteksi titik api paling banyak di Indragiri Hilir yakni 47 titik.

“Kemudian disusul Rokan Hilir 38 titik, Indragiri Hulu 10 titik, Kampar 9 titik, Dumai 6 titik, Bengkalis 6 titik Kep Meranti 4 titik, dan Kuansing 4 titik,” ucap Sanya.

Untuk jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter karena kabut asap. Sedangkan 3 daerah lainnya di bawah 1 kilometer. Sedangkan daerah lain yang juga diselimuti kabut asap tidak terdeteksi. Karena Pemerinta Daerah setempat tidak memiliki alat pengukur kualitas udara, sepeerti di Indragiri Hulu, Kota Siak, Indragiri Hilir dan lainnya.

“Empat daerah jarak pandangnya sangat terbatas, paling parah di Pelalawan yakni hanya 300 meter, Pekanbaru 500 meter, Indragiri Hulu 500 meter dan Dumai 1 kilometer,” kata Sanya. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Lingkungan, GoNews Group
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/