Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum PSSI Bangga dengan Perjuangan Garuda Muda
Olahraga
16 jam yang lalu
Ketum PSSI Bangga dengan Perjuangan Garuda Muda
2
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
Olahraga
16 jam yang lalu
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
3
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
Sumatera Barat
15 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
4
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
Umum
5 jam yang lalu
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
5
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
Umum
5 jam yang lalu
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
6
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
Nasional
5 jam yang lalu
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Arthur Bonai Dinilai Jafri Sebagai Pemain Cerdas

Arthur Bonai Dinilai Jafri Sebagai Pemain Cerdas
Kamis, 07 Maret 2019 20:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAGELANG - Baru bergabung bersama PSIS Semarang di tiga hari terakhir, Arthur Bonai sudah berhasil mengambil hati head coach Jafri Sastra. Meski klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu kalah 1-3 dari Persipura Jayapura pada laga perdana Grup A Piala Presiden 2019, Rabu (6/3/2019), Arthur tampil ciamik dan disebut pelatih asal Payakumbuh itu sebagai pemain yang cerdas.

"Di Piala Presiden ini kami melihat bagaimana progres tim maupun penampilan pemain yang baru merapat. Ada yang bertipikal pemain cerdas seperti Arthur yang sudah nyetel bersama tim. Ini yang kami harapkan sebenarnya," kata Jafri usai laga di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang.

Namun juga ada pemain baru yang belum klop. Seperti mantan bek kiri PSM Makassar, Fauzan Jamal.

Jafri menilai Jamal masih banyak melakukan kesalahan, sehingga dia mengganti pemain berusia 30 tahun itu di awal babak kedua. Sebagai pengganti, Jafri memasukkan Soni Setiawan.

"Fauzan Jamal masih perlu beradaptasi lagi. Berbeda dengan penggantinya, Soni yang sudah cukup baik meskipun juga berstatus sebagai pemain baru. Secara keseluruhan masalah kami selain pemain baru yang belum nyetel adalah komunikasi antarpemain. Ini yang akan kami bangun kembali sebelum melawan Kalteng Putra di laga kedua Grup C," imbuh Jafri.

Juru taktik berusia 54 tahun ini juga sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan calon lawannya. Sehingga dia tahu apa yang harus dipersiapkan untuk bangkit di match day kedua. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/