Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
Umum
19 jam yang lalu
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
2
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
Umum
19 jam yang lalu
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
3
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
Nasional
18 jam yang lalu
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
4
Indonesia Melaju ke Final Piala Uber 2024, Komang Ayu Jadi Bintang
Olahraga
4 jam yang lalu
Indonesia Melaju ke Final Piala Uber 2024, Komang Ayu Jadi Bintang
5
Satoru Mochizuki Tetapkan 13 Pemain Timnas Wanita Tampil di Piala Asia Wanita U 17
Olahraga
5 jam yang lalu
Satoru Mochizuki Tetapkan 13 Pemain Timnas Wanita Tampil di Piala Asia Wanita U 17
6
Ginting Kalahkan Chou Tien Chen, Indonesia Unggul 1-0
Olahraga
3 jam yang lalu
Ginting Kalahkan Chou Tien Chen, Indonesia Unggul 1-0
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua MPR Minta Isu Rohingya Jangan Dipakai untuk Menyerang Jokowi

Ketua MPR Minta Isu Rohingya Jangan Dipakai untuk Menyerang Jokowi
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (istimewa)
Rabu, 06 September 2017 13:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyesalkan isu kemanusian muslim Rohingya 'digoreng' untuk menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Itu yang tidak benar, kalau ini dipolitisasi. Ini soal kemanusiaan karena itu saya meminta semua bersama sama bersatu mendukung pemerintah kita yang membantu paling tidak menghentikan segera," tegas Zulkfli di Kompleks Parlemen, Rabu (6/9/2017).

Ia mendukung penuh langkah-langkah pemerintah untuk segera menghentikan tragedi kemanusian yang berada di Myanmar. 

Ketua Umum DPP PAN itu juga mengajak negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) ikut berperan aktif menyelesaikan tragedi tersebut.

"Kita harus menghentikan kalau ada di dalam negeri silang sengketa, wong ini di sana kok justru kita sekarang bersama sama seluruh rakyat Indonesia mendukung pemerintah yang sedang bekerja untuk membantu menyelesaikan masalah Rohingya itu," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan isu Rohingya telah dimanfaatkan untuk membakar sentimen masyarakat Islam di Indonesia untuk antipati kepada pemerintah. 

"Isu rohingya ini lebih besar dikaitkan dengan pemerintahan pak Jokowi bukan soal isu kemanusiaan," ucap Tito di Mabes Polri, Selasa, 5 September 2017.

Karena itu, Tito meminta masyarakat lebih berhati hati dalam menyikapi isu soal penindasan yang dialami etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.  "Saya minta masyarakat lebih waspada," ujar Tito. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/