Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Shin Tae-yong Optimistis Indonesia Tumbangkan Irak
Olahraga
23 jam yang lalu
Shin Tae-yong Optimistis Indonesia Tumbangkan Irak
2
La Paene Masara : Menyedihkan Nasib Tinju Amatir Indonesia
Olahraga
23 jam yang lalu
La Paene Masara : Menyedihkan Nasib Tinju Amatir Indonesia
3
Lawan Irak, Ini Harapan Iwan Bule Jelang Laga Timnas Indonesia
Olahraga
19 jam yang lalu
Lawan Irak, Ini Harapan Iwan Bule Jelang Laga Timnas Indonesia
4
Indonesia Kalah, Gol Jasim Elaibi Paksa Indonesia Terbang ke Paris
Olahraga
14 jam yang lalu
Indonesia Kalah, Gol Jasim Elaibi Paksa Indonesia Terbang ke Paris
5
Persib Bersiap Menyongsong Championship Series
Olahraga
17 jam yang lalu
Persib Bersiap Menyongsong Championship Series
6
FIBA dirikan Kantor Perwakilan di Jakarta, Menpora Dito: Wujud Kepercayaan Dunia Basket
Olahraga
18 jam yang lalu
FIBA dirikan Kantor Perwakilan di Jakarta, Menpora Dito: Wujud Kepercayaan Dunia Basket
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Politik

65 Ribu Aparat Gabungan Dikerahkan Amankan Pilkada DKI

65 Ribu Aparat Gabungan Dikerahkan Amankan Pilkada DKI
ilustrasi
Rabu, 19 April 2017 08:46 WIB
JAKARTA - Sedikitnya 65.000 aparat dari unsur TNI, Polri, dan anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan pencoblosan Pilkada DKI Jakarta hari ini. Untuk anggota Linmas-nya sendiri ada 26.000, sisanya lebih kurang 36.000 dari kekuatan Polri yang diturunkan lebih kurang 20.000 dan dari TNI lebih kurang hampir 15.000.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan pembekalan kepada petugas Pengamanan TPS TNI dan Polri Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Prov. DKI Jakarta tahun 2017 di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (18/4).

Lebih jauh dia menjelaskan sebagian besar aparat keamanan yang sudah ditempatkan di TPS sebanyak 34.000. Masing-masing hampir 17.000 dari Polri dan 17.000 dari TNI. Untuk kekuatan yang standby, 10.000 dari Polri, 9.600 yang ada di bawah kendali dari Kapolda Metro Jaya dan Pangdam.

"Kemudian, masih ada kekuatan lain cadangan, yang di bawah kendali langsung Kapolri, di tingkat Mabes, maupun ada juga yang langsung di bawah kendali bapak Panglima," kata Tito.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta aparat untuk memahami tugas yang harus dilakukan dan tidak dilakukan sehingga semua masyarakat merasa aman.

"Lakukan tugasmu, pelajari betul, apabila kamu melaksanakan tugas sesuai prosedur apapun tugasnya dalam mengamankan pilkada maka saya yakin kamu tidak akan duduk di meja hijau. Jadi jangan ragu," demikian Gatot. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:rmol.co
Kategori:Politik, GoNews Group
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/