Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
Umum
19 jam yang lalu
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
2
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
Umum
19 jam yang lalu
Ria Ricis Resmi Jadi Janda, Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak
3
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
Nasional
19 jam yang lalu
Icha Yang Pukau Pengunjung Whiterabit Monteyra
4
Indonesia Melaju ke Final Piala Uber 2024, Komang Ayu Jadi Bintang
Olahraga
4 jam yang lalu
Indonesia Melaju ke Final Piala Uber 2024, Komang Ayu Jadi Bintang
5
Satoru Mochizuki Tetapkan 13 Pemain Timnas Wanita Tampil di Piala Asia Wanita U 17
Olahraga
5 jam yang lalu
Satoru Mochizuki Tetapkan 13 Pemain Timnas Wanita Tampil di Piala Asia Wanita U 17
6
Ginting Kalahkan Chou Tien Chen, Indonesia Unggul 1-0
Olahraga
3 jam yang lalu
Ginting Kalahkan Chou Tien Chen, Indonesia Unggul 1-0
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/

234 Napi Terinfeksi Virus Corona, 8 Pejabat Lapas Dipecat

234 Napi Terinfeksi Virus Corona, 8 Pejabat Lapas Dipecat
Petugas medis menggunakan pakaian pelindung saat memeriksa pasien virus corona di ruang isolasi rumah sakit di Wuhan, Cina (6/2/2020). (tempo.co)
Jum'at, 21 Februari 2020 17:23 WIB
BEIJING - Pemerintah China memecat delapan pejabat lembaga permasyarakatan (Lapas). Pemecatan itu terkait 234 narapidana (napi) terinfeksi virus corona di dua penjara di Provinsi Shandong dan Zhejiang.

Dikutip dari tempo.co, Deputi Sekretaris Jenderal Pemerintah Daerah Shandong, Yu Chenghe, mengatakan, mereka dipecat karena dinilai gagal menjalankan tangung jawabnya.

''Mereka gagal menjalankan tanggung jawab mereka. Kerja mereka tidak solid dan pencegahan epidemi virus Corona pun berjalan dengan tidak akurat,'' ujar Yu Chenghe, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan rincian yang didapat dari Reuters, jumlah napi tertular virus corona terbanyak berada di penjara Shandong. Di sana, sebanyak 207 napi tertular virus corona.

Agar jumlah napi yang tertular virus Corona tidak bertambah banyak, pemerintah Shandong memutuskan untuk memindahkan para napi yang tertular ke rumah sakit Jining. Sementara itu, untuk mereka yang masih berada di penjara, pemerintah Shandong membangun fasilitas khusus di dalam kompleks penjara.

Investigasi terhadap kedua Lapas juga akan dilangsungkan. Dengan begitu, menurut pemerintah Cina, bisa diketahui apa penyebab virus corona masuk ke dalam penjara di Zhejiang dan Shandong.

Hingga Jumat (21/2/2020), jumlah total kasus virus corona di seluruh dunia sudah mencapai 76.772. Sementara itu, korban meninggal ada 2.247 dan pasien sembuh ada 18.438 orang.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Ragam
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/